Pelayanan Perawatan, Dukungan & Pengobatan (PDP) ODHIV

Program penanggulangan HIV AIDS secara komprehensif  meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara paripurna, mencakup semua bentuk layanan HIV dan IMS,

Layanan terkait HIV- IMS yang dilakukan Puskesmas meliputi:

Konseling dan Tes HIV

Puskesmas melalui poli HIV IMS-nya memberikan layanan Konseling dan Tes HIV secara sukarela (KTS) pada masyarakat yang datang secara sukarela dan meminta untuk diberikan konseling tentang HIV/AIDS dan melakukan pemeriksaan tes HIV. Dengan ini, Puskesmas tidak hanya memberikan layanan KTS tadi tetapi juga petugas kesehatan di Puskesmas dapat menawarkan konseling dan tes HIV atas inisiatifnya bila mencurigai pasien tersebut, ini yang disebut KTIP (Konseling dan Test HIV atas Inisiatif Petugas Kesehatan) yaitu petugas kesehatan yang ada di poli-poli Puskesmas dapat menawarkan layanan ini ke pasien yang datang baik di Poli Gigi, Poli Dewasa, Poli Lansia, Poli KIA-KB dan Poli Obgin yang ada di Puskesmas. Anjuran tes HIV ini terutama ditujukan pada ibu hamil, pasien IMS, pasien TB, pasangan ODHA, pasien hepatitis. Setelah mengetahui hasil tes, maka terhadap pasien tersebut diberikan konseling pasca tes oleh konselor Puskesmas untuk mendapatkan layanan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP). Bagi populasi kunci yang hasil tes HIV-nya masih negatif, maka dapat dilakukan tes ulang minimal setiap 6 bulan.

Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP)

Sebagai tindak lanjut terhadap hasil tes HIV yang dilakukan puskesmas dengan merujuk pasien tersebut ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan pengobatan ARV. Pasien dapat memilih apakah ia akan melanjutkan pengobatannya di Rumah Sakit atau kembali ke Puskesmas yang merujuknya. Dalam layanan LKB pemberian ARV dapat langsung diberikan tanpa memandang jumlah CD4nya kepada mereka yang HIV (+) yaitu pada ibu hamil, pasien koinfeksi TB, pasien koinfeksi Hepatitis B dan C, LSL, WPS, Penasun, ODHA yang pasangan tetapnya memiliki status HIV (-) dan tidak menggunakan kondom secara konsisten.

Puskesmas akan bekerjasama dengan LSM atau Kelompok Dampingan Sebaya (KDS) untuk memberikan layanan konseling, pendampingan, perawatan dan untuk memastikan kepatuhan pasien dalam minum obat seumur hidup dengan memberikan pendampingan terutama pada awal pengobatan, serta memberikan dukungan yang tepat dari keluarga, komunitas, kelompok dukungan sebaya dan layanan kesehatan.

Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) Layanan ini mencakup pelayanan ANC dan melakukan tes HIV bagi ibu hamil. Puskesmas  melaksanakan layanan PPIA dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif.

Tenaga Medis :

dr. YUDI WINARKA

dr. DEWI MITRA

Dian Febriati, Amd.Kep (Perawat)